Selasa, 01 November 2011

Konflik Organisasi 5

Menurut Lewis A Coser, konflik mempunyai segi-segi positif. Berbagai segi-segi positif konflik dapat diuraikan sebagai berikut :


Konflik Dalam :
  1. Penggantian pimpinan yang lebih berwibawa, penuh ide dan semangat baru .
  2. Perubahan tujuan organisasi yang lebih mencerminkan nilai-nilai yang disesuaikan dengan perubahan situasi dan kondisi.
  3. Pelembagaan konflik itu sendiri, artinya konflik disalurkan agar tidak merusak susunan atau struktur organisasi. Dengan demikian konflik tidak dipadamkan tetapi dialirkan sesuai dengan kehendak anggota sehingga tercipta tata susunan baru peraturan permainan dalam organisasi.
Konflik dengan organisasi lain mungkin dapat :
  1. Lebih mempersatukan para anggota organisasi.
  2. Mendatangkan kehidupan baru di dalam hal tujuan serta nilai organisasi.
  3. Lebih menyadarkan para anggota terhadap strategi serta taktik lawan.
  4. Sebagai suatu lembaga pengawasan masyarakat.
Konflik merupakan suatu hal yang memakan pikiran, waktu, dan tenaga untuk menyelesaikannya. Kalau ini sering terjadi dan penyelesaiannya berlarut-larut akan memperlemah kedudukan pihak-pihak yang saling konflik dan organisasi sebagai keseluruhan. Pihak-pihak menjadi lemah untuk melaksanakan tugas-tugas sampai konflik tersebut terselesaikan dan memuaskan semua pihak. Oleh karena itu, penyelesaian secara cepat konflik yang terjadi diperlukan apabila diinginkan agar organisasi tetap maju.
          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar